Perpustakaan Politeknik NSC menyediakan bahan pustaka terkait dengan Ilmu Administrasi Niaga, Teknik Komputer, Akuntansi dan Perhotelan. Selain itu Perpustakaan NSC mengacu pada visi dan misi.

Perpustakaan Politeknik NSC menyediakan bahan pustaka terkait dengan Ilmu Administrasi Niaga, Teknik Komputer, Akuntansi dan Perhotelan.

Perpustakaan Politeknik NSC menyediakan bahan pustaka terkait dengan Ilmu Administrasi Niaga, Teknik Komputer, Akuntansi dan Perhotelan.

Perpustakaan Politeknik NSC menyediakan bahan pustaka terkait dengan Ilmu Administrasi Niaga, Teknik Komputer, Akuntansi dan Perhotelan.

Perpustakaan Politeknik NSC menyediakan bahan pustaka terkait dengan Ilmu Administrasi Niaga, Teknik Komputer, Akuntansi dan Perhotelan.

Kamis, 16 Januari 2014

Perpustakaan Dalam Pengembangan Dunia Pendidikan

Istilah perpustakaan sering kita dengan dengan sebutan gedung yang berisi buku buku, akan tetapi dengan perkembangan zaman dan teknologi, istilah perpustakaan sering dikaitkan dengan sumber informasi atau tempat dimana pengguna mencari informasi dalam segala hal. Seperti yang sudah diterangkan oleh sulistyo-basuki dalam bukunya yang berjudul pengantar ilmu perpustakaan, dijelaskan bahwa fungsi perpustakaan adalah mengelola informasi dan menyajikan informasi ke pengguna.

secara umum, peran perpustakaan hanya sebagai pengelola informasi, akan tetapi kalau dikaji dari segi pendidikan, seberapa penting peran perpustakaan dalam pengembangan pendidikan? Ini merupakan pertanyaan yang tidak akan ada hentinya. Karena pada dasarnya perpustakaan yang dikenal sebagai gudangnya ilmu pengetahuan dan peran pendidikan yang secar general termasuk kegiatan mengkaji ilmu pengetahuan, oleh karena itu keberadaan dan peran perpustakaan dalam dunia pendidikan tidak dapat disepelekan. Pentingnya peran perpustakaan dalam pendidikan juga didukung oleh beberapa Undang-Undang dan kebijakan pemerintah, antara lain Undang-undang Nomer 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, Undang-Undang Nomer 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan, Keputusan Mentri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah No 3 Tahun 2001 tentang perpustakaan daerah/kecamatan, Peraturan Menteri Dalam Negeri No 13 Tahun 2006 Tentang pengelolaan Keuangan Daerah, Peraturan Menteri Dalam Negeri No 59 Tahun 2007 Tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri no 13.

Pentingnya Peran perpustakaan dalam pengembangan pendidikan dapat dilihat dari fenomena yang terjadi di kota surabaya, dari 100% alokasi dana yang digunakan dalam mendukung program penyelenggaraan pendidikan, 24% dana dialokasikan untuk pengembangan perpustakaan dengan kegiatan penyediaan bahan pustaka, pembinaan perpustakaan, publikasi perpustakaan dan pengelolaan perpustakaan. Hal ini dapat membuktikan bahwa peran perpustakaan dalam pendidikan sangat penting. Terlebih lagi dengan perkembangan teknologi seperti sekarang, dengan mudahnya mencari informasi dengan bantuan teknologi, maka peran perpustakaan dalam pengembangan pendidikan harus lebih komplek dan bisa mencakup semua kebutuhan yang dibutuhkan oleh dunia pendidikan.

Semua itu tidak lepas dari harapan yang sudah ditetapkan, Perpustakaan menjadi pusat informasi pengetahuan/pembelajaran selain secara manual juga diberikan dalam bentuk digital (IT dan Audio Visual), Persebaran Taman Bacaan yang merata pada seluruh lapisan masyarakat Kota Surabaya, Keberadaan Perpustakaan Umum Di Pusat Kota dengan desain fisik semenarik mungkin yang ditunjang dengan fasilitas-fasilitas penunjang untuk menarik minat baca masyarakat, Petugas Pengelola Perpustakaan Aktif melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk meningkatkan minat baca dan bekerjasama dengan lembaga swasta untuk mengetahui tingkat minat baca dan peran serta masyarakat.

Dengan integrasi antara pemerintah, perpustakaan, dan dunia pendidikan, diharapkan perpustakaan dapat difungsikan seperti halnya fungsinya sebenarnya, yaitu menciptakan manusia manusia cerdas yang berasal dari perpustakaan.
By : Nanta

Rabu, 15 Januari 2014

Yuk, Ajak Anak Agar Suka Membaca

Buku adalah jendela dunia dan anak yang suka membaca memiliki wawasan yang lebih luas. Karena itu penting untuk menumbuhkan minat membaca pada anak. Apalagi di jenjang pendidikan yang lebih tinggi anak perlu membaca berbagai bahan bacaan untuk menunjang pelajarannya.

Tetapi di zaman internet ini rasanya semakin sulit menemui anak yang gemar membaca. Mereka lebih suka browsing di internet, main games, atau menonton televisi. Maka tugas orangtua untuk mengarahkan anaknya agar memiliki minat dan kebiasaan membaca.

Berikut beberapa kiat yang bisa dilakukan:
Biasakan
Kesukaan membaca harus ditumbuhkan sedini mungkin. Ini berarti orangtua harus membiasakan anak mengenal buku. Membacakan dongeng atau mengajaknya melihat-lihat gambar di buku bisa menstimulasi anak agar lebih akrab dengan buku.

Merasa nyaman
Yang pertama adalah membuat anak merasa suka dan nyaman. Berilah bahan-bahan bacaan sesuai dengan minat anak. Misalnya jika anak menyukai dinosaurus, ajaklah ia ke toko buku dan biarkan ia memilih sendiri buku-buku pengetahuan bertema dinosaurus. Setelah ia menikmati aktivitas membaca, ajak ia membaca buku dengan topik-topik lainnya.

Jangan terlalu serius
Untuk anak balita, ajak mereka mencintai dongeng dengan cara menciptakan ekpresi lucu dan intonasi suara sesuai karakter cerita yang dibaca. Untuk anak berusia kurang dari empat tahun, pilihlah buku dengan kalimat yang tidak terlalu panjang. Pilih bacaan yang berkaitan dengan anak, misalnya binatang di sekitar rumah, keluarga, atau sekolah.

Bersikaplah fleksibel
Jangan memaksa anak untuk mengikuti apa yang menurut Anda baik dibaca oleh mereka. Tumbuhkan minatnya terhadap buku dengan membiarkan anak membaca buku sesuai kesenangannya, yang penting Anda tetap mengarahkan.
Buku dengan gambar penuh warna
Warna-warni selalu menarik perhatian balita. Tunjukkan gambar itu pada balita Anda dan coba untuk menjelaskan tentang salah satu yang mereka pilih. Cara ini akan mengembangkan imajinasinya.

Beri contoh
Bagaimana anak bisa menyukai buku jika ia tidak pernah melihat orangtuanya membaca. Selain menyediakan buku-buku untuknya, berilah contoh bagaimana Anda juga menyukai kegiatan membaca.

Tips Mendidik Anak untuk Gemar Membaca

Tidak terhitung banyaknya manfaat dari membaca. Mulai dari membantu menjaga otak agar selalu optimal menjalankan fungsinya sehingga membuat seseorang menjadi cerdas, meningkatkan kreativitas, mengembangkan kemampuan berbahasa, hingga melatih seseorang memusatkan perhatian serta meningkatkan konsentrasi.

Dalam penelitian terbaru dari Oxford University membuktikan bahwa membaca juga bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental. Membaca bukan hanya suatu aktivitas pasif dalam mengikuti plot cerita,melainkan suatu kerja keras dalam berimajinasi. Contohnya ketika membaca tulisan tentang kuliner, bagian dari otak yang berperan dalam persepsi akan bekerja menggambarkan aroma dan rasa makanan yang sedang dibaca. Seolah apa yang sedang dibaca adalah realita di hadapan pembaca. Banyaknya manfaat membaca menjadi alasan agar kegiatan membaca dikenalkan pada anak. Membaca buku untuk anak sejak bayi juga menjadi langkah awal untuk membangun kecintaannya pada membaca.

Beberapa cara yang dapat dilakukan orangtua untuk menumbuhkan minat membaca pada anak:
  1. Buat suasana membaca yang menyenangkan sehingga anak senang menjalani aktivitas ini. Ajak anak untuk membaca bersama,lalu gunakan suara dan intonasi berbeda untuk tiap karakter dari sebuah cerita.Agar lebih menarik gunakan jari tangan untuk memperagakan cerita,bacakan buku di waktu senggang atau menjelang tidur.
  2. Pilihlah bacaan yang sesuai minat anak. Jika anak gemar bermain video games, rangsang keinginan baca anak dari serial komik atau novel grafis berdasarkan karakter gameyang sedang anak mainkan.
  3. Tunjukkan pada anak kata-kata atau bagian yang tengah orangtua baca. Cara ini akan membantu anak terhubung dengan cerita dan tokoh di dalam buku. Sehingga lebih menarik dan membuat anak mengembangkan imajinasinya.
  4. Beri tawaran untuk berlangganan majalah yang sesuai dengan minat anak. Saat kiriman majalah tiba di rumah, anak pasti akan senang dan tak sabar untuk membacanya.
  5. Ketika sedang bepergian,rangsang anak untuk tetap membaca tulisan yang ditemui. Seperti membaca papan iklan atau papan nama gedung.
  6. Tanamkan nilai membaca. Bila anak mengatakan kata atau informasi baru, tanyakan padanya sumber informasi tersebut. Bila anak mendapatkannya dari majalah, surat kabar,atau buku panduan game tekankan pada anak bahwa dengan membaca seseorang bisa menambah pengetahuan dan wawasannya dan itu merupakan suatu yang membanggakan.
Untuk memastikan anak mendapat bahan bacaan yang aman dan layak, orangtua harus menyeleksi dahulu setiap buku sekolah atau bacaan lain yang dibaca anak sebelum dibaca. Biasakan pula untuk menemani anak membaca. Mendampingi anak membaca tidak hanya untuk mendekatkan orangtua dengan anak, tapi juga membantu anak memahami isi bacaan.

Jangan lupa untuk menyesuaikan jenis dan isi buku dengan usia anak. Untuk anak di usia pra-sekolah, berikan buku yang di dalamnya terdapat ilustrasi dan gambar. Ini akan menarik perhatian anak dan membuatnya semakin mengerti akan isi cerita.

Oleh : Josua M

Alur Kerja Pengembalian



User menyerahkan koleksi kepada petugas


Petugas melakukan pengolahan pada koleksi (menggunakan SLIMS)


Petugas memberikan informasi tentang denda jika user mengembalikan melebihi tanggal pengembalian


User menyelesaikan denda (Denda Keterlambatan) dan mengisi form denda


Petugas memberikan KTM jika user telah menyelesaikan denda keterlambatan


Petugas mengembalikan koleksi di rak koleksi

Alur Kerja Perpanjangan



User menghubungi petugas untuk melakukan perpanjangan (Telp, sms atau datang langsung)
Petugas melakukan pengolahan pada koleksi (menggunakan SLIMS)


Petugas memberikan informasi tanggal pengembalian koleksi dan denda keterlambatan jika user terlambat melakukan perpanjangan


Petugas menuliskan tanggal pengembalian yang baru di kantong buku

Alur Kerja Peminjaman


User mencari koleksi melalui OPAC (http://lib.polteknsc.com/)

Jika tidak dapat menemukan atau tidak dapat menggunakan OPAC, meminta bantuan petugas untuk membantu pencarian melalui OPAC

Mengambil koleksi di Rak koleksi

User menyerahkan KTM dan koleksi yang akan dipinjam kepada petugas

Petugas melakukan pengolahan pada koleksi (menggunakan SLIMS)

Petugas menuliskan tanggal pinjam dan kembali pada kantong koleksi

Petugas memberikan koleksi yang telah diolah kepada user dan memberikan informasi tanggal pengembalian koleksi kepada user.